Bandara
Sultan Iskandar Muda Banda Aceh dan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang mendapat
penghargaan khusus Bandara Award 2009 yang digelar Tabloid Bandara .
Bandara
Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh dinilai mempunyai peran strategis dalam
penanganan bencana tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) pada 2004, sedangkan Bandara International Minangkabau Padang berperan sebagai tempat berlindung masyarakat
saat terjadi gempa Sumbar pada September 2009 lalu.
Sementara
itu Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta mendapat penghargaan sebagai juara umum untuk kategori
terminal lama dengan penumpang padat. Bandara
Selaparang, Lombok mendapatkan juara umum
untuk kategori bandara terminal lama tidak padat, sedangkan juara untuk kategori bandara baru penumpang
padat adalah Terminal 3 Soekarno Hatta Jakarta.
Bandara
Award 2009 digelar Tabloid Bandara di
Balairung Gedung Sapta Pesona Jakarta,
Senin (21/12) bekerjasama dengan Departemen
Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar) dan Departemen Perhubungan. Sebagai dewan juri antara lain Tengku Burhanudin
(Sekjen INACA), Dudy Sudibyo (Wartawan), Agus Pambadio (Pengamat kebijakan
publik), dan Olivia Zalianty (artis). Hadir dalam acara tersebut antara lain
Dirjen Pemasaran Depbudpar DR. Sapta Nirwandar dan Dirjen Perhubungan Udara
Herry Bakti S. Gummay. (Pusformas)